Tips Bisnis Online

Tips Memulai Bisnis Online Bagi Pemula

Ingin berbisnis online dan mendapatkan penghasilan tambahan untuk sampingan pekerjaan utama?

Tentunya banyak orang yang mendambakan untuk memiliki usaha sendiri entah sebagai sampingan atau sebagai pekerjaan utama.

Bagi yang masih baru memulai, sebelum dibahas lebih lanjut, ada baiknya coba definisikan dulu “Apa itu bisnis online?”.

Bisnis apapun yang dijalankan menggunakan media internet (social media, website, marketplace) sudah bisa dikatakan sebagai Bisnis Online.

Apabila sudah punya bisnis yang dijalankan secara offline, seperti toko baju, toko roti, toko mainan, atau apapun, kemudian dipasarkan juga dengan media online, itu juga sudah bisa disebut sebagai Bisnis Online.

Begitu juga ketika ingin fokus membangun website untuk dikembangkan menjadi portal online yang memungkinkan banyak orang yang berkunjung, lalu dipasangi slot iklan untuk mendapatkan penghasilan, itu juga bisa disebut dengan bisnis online.

Bagi yang belum memiliki usaha offline, tentunya banyak pertanyaan yang berkecamuk dalam benak, seperti:

  • Bisa gak ya bisnis online itu dijalankan?
  • Cocok gak ya buat saya?
  • Langkah apa saja yang perlu dilakukan agar bisa jalan?
  • Berapa modal yang dibutuhkan?
  • dan masih banyak pertanyaan lainnya.

Untuk itu ada 5 hal utama yang bisa dipersiapkan. Apa saja itu?

Tips Bisnis Online Bagi Pemula

Berikut ini adalah beberapa langkah cara memulai bisnis online yang bisa diterapkan bagi pemula, antara lain:

  1. Miliki niat dan mindset bisnis yang benar.
  2. Putuskan apa yang mau Anda jual.
  3. Buat website jualan maupun toko online.
  4. Promosikan lapak jualan online Anda.
  5. Temukan mentor dan lingkungan yang positif.

Tahapan awalan ini cenderung banyak berhubungan dengan cara menjual via internet, penjabarannya adalah sebagai berikut:

1. Miliki Niat dan Mindset Bisnis Yang Benar

Ingat, yang hendak dilakukan adalah membangun Bisnis. Oleh karena itu memiliki mindset bisnis yang benar dan sikap mental yang positif, adalah penting.

Harus berpikir untuk membangun aset, dimana aset itu nantinya yang akan bekerja.

Jangan sampai ketika sudah berhasil membangun usaha sampai susah payah, namun akhirnya mengorbankan waktu untuk keluarga hanya karena kesibukan mengurus bisnis.

Tentunya memiliki waktu bersama keluarga, orang-orang tercinta, atau melakukan hal-hal bermanfaat lainnya merupakan impian bagi semua orang.

Apabila Anda masih bekerja pada bisnis Anda, maka Anda adalah karyawan pada bisnis Anda sendiri.

Namun apabila yang Anda lakukan adalah bagaimana membuat bisnis Anda semakin berkembang dari 1 menjadi 2, dan seterusnya, maka Anda adalah pebisnis

Dan sama seperti jenis bisnis lainnya, ketika memutuskan untuk membangun bisnis online pastinya ada beberapa hal yang harus diperhatikan, seperti:

  1. Modal.
  2. Produk yang akan dijual.
  3. Pasar yang akan disasar.
  4. Strategi pemasaran.
  5. Kelangsungan bisnis dan tren bisnis.

Untuk itu, sebelum memikirkan hal-hal tersebut, benahi dulu mindset.

Faktor penentu kesuksesan suatu bisnis, 95% ditentukan oleh kualitas pribadi manusia. Ini adalah hal-hal yang sifatnya non-teknis. Dan sisanya adalah yang sifatnya teknis.

Boleh saja mempunyai keahlian membuat suatu web yang canggih, dengan berbagai fitur dan tampilan yang keren. Atau, bisa saja sangat ahli dalam suatu bidang.

Namun jika tidak mempunyai visi terhadap kemampuan, tidak mempunyai semangat untuk belajar dan bertahan, ya sama saja, bisnis akan mandeg.

Usahakan supaya bisa memberikan manfaat bagi orang-orang di sekitar, dan juga bagi kebaikan sesama. Dengan begitu, akan menemukan alasan berbisnis online.

Tujuan utama dalam berbisnis selain mendapatkan penghasilan, juga supaya bisa melayani lebih banyak orang dan lebih bermanfaat bagi sesama, betul tidak?

2. Mulai Dengan Jualan

tips memulai bisnis online
Langkah kedua, adalah putuskan apa yang mau dijual.

Sebelum benar-benar menjalani suatu siklus bisnis, Anda harus berlatih menjual lewat internet terlebih dahulu.

Pikirkan, kira-kira apa yang mau ditawarkan ke orang lain lewat media online.

Resepnya, silahkan catat, ini penting…

Ini adalah beberapa tips cara menemukan produk yang akan dijual:

  1. Carilah apa yang dibutuhkan oleh masyarakat, carilah apa yang dibutuhkan oleh orang-orang di sekitar.
  2. Kita adalah problem solver. Kita adalah pemberi solusi dari permasalahan orang-orang.
  3. Tukar manfaat yang bisa kita berikan, menjadi sebuah bentuk transaksi yang saling menguntungkan.

Banyak yang salah langkah pada tahapan ini. Terlalu berfokus pada produknya dulu, bukan pada kebutuhan masyarakat, sehingga banyak yang tumbang sebelum mencapai penjualan pertama.

Harusnya, lakukanlah riset produk, dan sebisa mungkin carilah produk-produk yang cepat terjual dan perputarannya cepat. Artinya banyak yang membutuhkan atau ada pasarnya.

Bukan gimana-gimana, tetapi kalau produk kita tidak banyak yang meminati, biasanya kita akan mudah menyerah karena dagangan tidak kunjung laku.

Maksudnya, rasanya kegiatan jualan dan bisnis kita akan lebih terasa greget serta menggairahkan jika sebentar-sebentar HP kita berbunyi atau INBOX email kita penuh dengan email pemesanan produk / jasa kita. Betul?

Mengenai jenis produknya, bisa berbentuk produk fisik, jasa, ataupun digital.

  • Contoh barang fisik, baju, batik, jam tangan, gadget, makanan, pernak-pernik aksesoris, properti, dan apa saja yang bisa Anda tangkap.
  • Contoh produk digital, bisa berupa pulsa, paket data internet, kursus online, software, dll.
  • Contoh jasa, bisa dengan menyediakan jasa pembuatan website, jasa online marketing, rental mobil, agen tour & travel, agen umroh & haji, jasa pembayaran tiket pesawat dan kereta api, dan jasa-jasa yang lain.

Tidak perlu terlalu detil, yang penting mempunyai gambaran besar mengenai rencana dan memahami pola pemasaran online.

Langkah pertama ini adalah yang terberat. Mengapa?

Karena kita harus menyusun konsep usaha, mencari ide, mencari supplier, dan bahkan mau nggak mau juga harus belajar ilmu bisnis.

Biasanya hambatan yang muncul pada fase ini adalah, kadang kita menginginkan segala sesuatu sempurna. Dan akhirnya malah nggak jalan-jalan.

Sebagai masukan, untuk tahap awal ini tidak usah terlalu detil dulu. Kita harus rela untuk menginvestasikan waktu, tenaga, dan mungkin uang, untuk belajar.

Mulailah dengan menjual produk orang lain (reseller, dropshiper, kemitraan dengan produsen, atau sebagai afiliasi produk suatu vendor).

Contohnya: jualan pulsa, jualan tiket pesawat dan kereta api, agen perumahan & properti, agen travel, jual baju / produk fashion dengan konsep konsinyasi, jual ebook orang lain, jual aplikasi software suatu vendor, dll. Sehingga pada tahap awal ini kita tidak dibebani dengan biaya produksi yang besar dan minim kerugian.

3. Buat Website Jualan Atau Toko Online

tips memulai bisnis online

Tahapan ketiga adalah membuat website jualan maupun toko online. Atau bisa juga kita sebut sebagai lapak online.

Nantinya ini kita gunakan sebagai tempat jualan online atau berpromosi di internet.

Kalau kita lihat di langkah sebelumnya, kita harus memutuskan produk-jasa apa yang mau kita jual. Bahasa mudahnya, apa yang mau kita tawarkan kepada pelanggan.

Nah, kalau sudah ketemu, selanjutnya kita harus mempromosikan supaya orang lain tahu, dan menjualnya agar kita mendapatkan penghasilan. Untuk itu, kita membutuhan sarana, atau dengan kata lain tempat untuk berjualan.

Salah satu benefit menjalankan bisnis lewat internet, kita tidak harus menggunakan tempat secara fisik, seperti bangunan toko, bangunan ruko, atau gedung yang besar.

“Tempat” dalam hal ini bisa kita alihkan ke suatu bentuk “tempat digital” yang bisa diakses secara online melalui internet. Tempat itu bisa berbentuk website, toko online, media sosial, maupun situs marketplace.

Karena kita hendak memanfaatkan media internet atau berjualan via online, maka secara teknis langkah-langkah cara jualan online-nya adalah:

  1. Pada saat tahap awal, cobalah berjualan lewat pasar online (situs marketplace), situs media sosial, dan aplikasi social chat terlebih dahulu.
  2. Ketika Anda sudah ingin lebih serius, Anda bisa mulai membuat website sendiri.

Untuk penjelasan yang pertama, contohnya adalah jualan lewat media sebagai berikut:

  • Pasar online (situs marketplace) – Bukalapak, Tokopedia, OLX, dll.
  • Situs media sosial – Facebook, Twitter, Instagram.
  • Aplikasi social chat – LINE, WhatsApp, Telegram.

Mengapa?

Karena untuk membuat akun di situs-situs tersebut gratis, dan bisa langsung kita manfaatkan untuk promosi dan jualan tanpa harus membuat sistem website nya, tampilannya, dan lain sebagainya.

Pilih channel yang sekiranya Anda nyaman dan kuasai, syukur-syukur bisa pakai semuanya. Tetapi kalau belum bisa ya saran saya minimal pelajari yang Facebook dan Instagram.

Dan khusus untuk yang aplikasi social chat, sebenarnya itu lebih cocok untuk sarana komunikasi dengan pelanggan maupun prospek. Seperti kalau pas mau transaksi, tanya-tanya detil produk, dan konfirmasi pembayaran.

Tetapi misal mau dipakai untuk promosi pun juga bisa, seperti broadcast pesan massal. Tapi jangan terus-terusan ya, sesekali nggak apa-apa lah, untuk menginfokan produk baru ke pelanggan. Soalnya kalau terlalu sering, bisa-bisa malah pelanggan jadi kurang sreg.

Untuk penjelasan langkah kedua, yakni dengan membuat website sendiri, tujuannya nanti website ini akan kita jadikan sebagai lapak online atau workshop RESMI usaha kita di dunia maya.

Keuntungannya, kalau kita sudah memiliki website sendiri, ke depannya bisa kita jadikan sebagai PUSAT tempat rujukan ketika kita hendak menyebar promosi online lewat social media, forum, marketplace, ataupun situs jualan lainnya.

Jadi kalau kita pasang status di situs social media, forum, dll, kan jadi lebih keren kalau di bagian bawah status tersebut kita kasih link menuju situs kita. Betul tidak?

Situs marketplace, social media, dan forum online, bisa diibaratkan seperti Mall / Pasar / Tempat Berkerumunnya Orang Banyak di dunia online. Sedangkan website, bisa diibaratkan Kantor / Tokokita di internet.

Kadang ini juga bisa dijadikan parameter apakah seseorang itu serius dalam menjalani bisnis online atau tidak. Dengan memiliki website, biasanya orang lain akan menjadi lebih mantab ketika hendak bertransaksi dengan kita.

Tentang bagaimana cara membuat website nya, bisa dengan metode website gratisan dan website berbayar.

Seperti apa? Kita bahas singkat disini.

1. Website Berbayar

Cara ini mengharuskan kita menggunakan domain dan hosting sendiri. Artinya, kita harus mencari nama domain untuk alamat website kita, dan kemudian menyewa hosting untuk digabungkan dengan domain tersebut.

Cara ini adalah paling recommended. Keuntungannya banyak, dan salah satunya adalah dengan memiliki alamat domain sendiri, usaha online kita akan terasa lebih profesional di mata konsumen dan lebih dipercaya.

Nantinya kita bisa memiliki alamat website seperti contoh sebagai berikut:

  • www.anekabatik.com
  • www.rumahbogor.com

Namun perlu diingat, nama domain dan hosting hanya berlaku untuk setahun, jadi tahun depan jika kita masih ingin menggunakannya, Anda harus melakukan perpanjangan.

2. Website Gratisan

Mungkin bagi kita yang benar-benar baru saja memulai, akan berkata…

Duh, menggunakan website berbayar memerlukan biaya, dan saya masih ragu untuk menggunakannya…

Tenang… Kabar baiknya kita masih bisa membuat website secara gratis.

Ada beberapa penyedia blog gratisan yang sudah cukup terkenal, diantaranya ada WordPress, Blogspot, Typepad, Posterous, Tumblr, dan masih banyak lagi.

Pakailah WordPress atau Blogspot. Karena kedua penyedia blog tersebut sudah banyak dikenal oleh para pengguna internet di dunia, dan menurut saya juga lebih mudah dikenal oleh mesin pencari seperti Google, Yahoo, dan Bing.

Contoh alamat website yang menggunakan fasilitas website gratisan, pola struktur penamaannya kurang lebih seperti ini:

  • WordPress = http://tokoku.wordpress.com
  • Blogspot = http://tokoku.blogspot.com

Kita bisa lihat, ada embel-embel nama penyedia fasilitas website gratisan tersebut.

Meskipun menggunakan website gratisan kadang dianggap kurang profesional, tetapi cara ini masih cukup lumayan untuk tahap awal.

Nantinya ketika bisnis Anda sudah mulai berjalan, dan mulai ada pemasukan, Anda bisa mempertimbangkan untuk upgrade menggunakan domain dan hosting berbayar.

Mungkin ada beberapa dari kita yang merasa masih kesulitan untuk membuat website, ataupun belum ada waktu untuk belajar membuat website sendiri.

Solusinya, jika Anda masih tetap ingin membuat website bisnis yang profesional dan mungkin juga dengan nama domain sendiri, Anda bisa meng-outsource-kan ke penyedia jasa pembuatan website yang banyak tersedia di internet. Atau bisa saja minta tolong dibuatkan teman Anda yang sudah biasa membuat web.

4. Promosi Online

tips memulai bisnis onlineSetelah website jadi, kita bisa mengisinya dengan informasi produk / jasa yang kita miliki. Isilah website dengan konten yang meyakinkan.

Jangan asal copy paste.

Gunakan kata-kata yang memang pantas untuk kita tampilkan di website, karena ini akan menjadi sarana promosi dan kantor online kita.

Untuk materi konten web-nya, tampilkan yang simpel-simpel saja dulu, dan sebisa mungkin memuat informasi sebagai berikut:

  • Profil usaha.
  • Galeri gambar produk / jasa beserta keterangannya.
  • Alamat usaha lengkap dengan cara menghubungi Anda.
  • Cara pemesanan dan form order nya.
  • Logo usaha / bisnis.

Mengenai logo tidak boleh dianggap sepele. Karena bisa membawa dampak yang luar biasa bagi entitas usaha dan bisnis kita. Yakni pengakuan dan trust / kepercayaan dari calon konsumen maupun pelanggan.

Untungnya, meskipun kita bukan seorang ahli desain, kita tidak perlu khawatir. Karena kita bisa memanfaatkan fasilitas pembuatan logo di Canva.

Di Canva, kita bisa membuat logo dalam hitungan menit. Sangat mudah, praktis, dan hasilnya pun ciamik.

Silahkan kunjungi situsnya di: Canva.com

Promosikan…

Ya, kalau konten website sudah ada, apalagi selanjutnya kalau bukan mempromosikan website bisnis kita. Tujuannya adalah untuk mendapatkan kunjungan / trafik ke website kita.

Kita bisa memulainya dengan memanfaatkan situs social media seperti Facebook, Twitter, Instagram, dan situs social media lain.

Ini adalah cara tercepat untuk menyebarluaskan informasi bisnis kita. Apalagi jika kita mempunyai jumlah teman / follower yang sudah cukup banyak, itu akan sangat membantu.

Kemudian, kita juga bisa mulai memajang produk maupun jasa di situs-situs direktori bisnis, situs forum seperti Kaskus, dan situs-situs marketplace seperti Bukalapak – Tokopedia – OLX, dll.

Selain itu, untuk tingkat promosi yang lebih “advance”, yakni melalui mesin pencari seperti Google, Yahoo, Bing dengan teknik SEO.

Ini memang lebih teknis, karena kita harus memahami cara optimasi situs supaya bisa menduduki halaman pertama dalam suatu mesin pencari, dengan kata kunci tertentu. Namun justru dengan memahami pola SEO ini, mindset bisnis dan pemasaran online kita akan lebih tajam.

Website akan kita jadikan sebagai pusat rujukan dari promosi online yang kita lakukan.

Maksudnya, setelah orang-orang mendapatkan informasi tentang produk / jasa kita dari situs social media, direktori bisnis, forum, marketplace, maupun Google dan mesin pencari lainnya, tentunya mereka penasaran siapa sih yang jualan produk / jasa tersebut. Dan pada akhirnya mereka akan mengunjungi situs untuk mendapatkan info lebih dalam tentang siapa kita dan apa saja produk kita.

Ini momentum!

Jangan sampai kita kehilangan prospek karena kita tidak punya “kantor online” disebabkan oleh kurang percayanya calon konsumen terhadap presensi online kita.

Apa itu?

Ya, website / toko online kita…

Jadi benar-benar manfaatkan momentum ini untuk memberikan respon yang meyakinkan.

Selanjutnya, bangun hubungan dengan para pengunjung, beri informasi yang mereka butuhkan.

Mungkin mereka tidak langsung beli produk kita, namun ketika mereka mendapatkan informasi yang dibutuhkan, maka kepercayaan mereka akan tumbuh, sehingga kemungkinan mereka membeli produk pada kita akan semakin besar.

Target utama dari pemanfaatan website kita, adalah terjadinya kontak pertama dengan calon konsumen.

Selanjutnya, kita bisa follow up by email, by phone, atau kunjungan langsung on the spot.

5. Mentor Dan Lingkungan Yang Positif

tips memulai bisnis online

Bagi yang hendak belajar bisnis online dengan lebih serius, mulailah mencari mentor. Dialah yang akan “membimbing” kita dalam masa-masa awal membangun bisnis, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Mentor ini bisa teman kita, orang tua, saudara, guru, dosen, maupun pelaku bisnis yang kita anggap sudah berhasil dalam bidang usaha yang digelutinya.

Mereka sudah melalui proses jatuh bangun dan manis pahit getir serta asam garam dalam membangun bisnis dan kehidupannya, sehingga kita bisa belajar dari pengalaman prosesnya. Dan sudah semestinya kita menaruh hormat pada para mentor kita ini, karena dari mereka lah wasilah ilmu hidup dan ilmu bisnis itu bisa sampai kepada kita.

Dengan adanya mentor ini, kita bisa mempercepat proses trial and error yang kita butuhkan selama berproses menuju puncak.

Selain itu, kita bisa bergabung dengan komunitas bisnis dan komunitas-komunitas lain yang mendukung tujuan kita, serta memiliki lingkungan yang positif. Ini juga akan sangat mendukung proses belajar kita supaya lebih kondusif dan terarah.

Semakin sering kita bertemu, berkumpul, dan berdiskusi dengan orang-orang yang satu vibrasi dan satu visi, kita akan menemukan berbagai peluang dan dukungan untuk saling support, berbagi semangat, dan ilmu. Itu adalah aset penting yang perlu kita miliki untuk melangkah maju.

Tentunya, niatan untuk membantu yang lain juga penting, jangan hanya kepentingan diri kita saja yang diurusi.

Hidup itu GIVE AND TAKE, artinya kita GIVE dulu, baru TAKE. Berikan dulu apa yang kita punya, barulah kita dapatkan hikmah dari apa yang kita berikan.

Sekiranya, itulah gambaran besar lima langkah bagaimana memulai bisnis online bagi pemula. Semoga bisa kita ambil intisarinya dan bisa diaplikasikan pada kondisi saat ini.

"Take action dan eksplor potensi Anda. Yakinlah, Anda pasti bisa!"

#tipsbisnisonline #jasapembuatanwebsite #source

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *